Selalu ada cerita yang tersirat dari bulan ini. Penantian berbulan-bulan pun terobati dengan hadirnya Ramadhan.
Kenangan~
Ini lagi yang akan ku ceritakan. Tentang hari-hari yang kita lewati tiga tahun belakang.
Susahnya membangunkan mu sahur adalah aktivitas yang menyenagkan, hingga engkau mengangkat telpon dengan suara berat mu. Sahur bersama dengan jarak ratusan kilometer via SMS. Pembahasan acara TV yang menghibur dikala sahur juga ikut menjadi topik kita. Kemudian shalat subuh berjamaah (masih) dengan jarak ratusan kilometer. Dan kita tutup subuh dengan tadarusan yang syahdu via telpon.
Menarik bukan?
Tidak hanya itu, saat adzan berkumandang handphone siap siaga untuk saling mengingatkan, dan segera kita laksanakan shalat bersama. Apalagi hal yang engkau ingat? Benar, kita saling mengirim photo, tak mementingkan judulnya, saat bangun tidurkah, saat usai shalatkah, atau saat hendak pergi tarawih.
Selanjutnya, kita menanti berbuka dengan tangan yang setia di handphone, mengetik cerita ringan tentang persiapan berbuka di tempat masing-masing, hingga adzan maghrib berkumandang.
Malamnya tak lupa kita laksanakan tarawih berjamaah di mesjid dan membawa pulang isi ceramah yang akan kita kemas dalam bentuk tulisan singkat di SMS kemudian kita bahas bersama. Benar-benar Ramadhan yang selalu di nanti.
~***~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar