Rabu, 19 Juni 2013

II

Kini engkau paham jalan mu menampakkan cahaya terang, usai nyanyian cinta dilantunkan. Nampaknya sinyal mu juga semakin kuat. Sekuat inginmu inginku menjadi satu.
Bagaimana tidak, kini tak ada tembok baja yang menghalangimu lagi.

Aku ingat itu hari Sabtu, ku lihat lelahnya penantian mu, namun di mata mu ada semangat yang hendak meledak. Entah sinyal apalagi itu. Sepertinya cinta yang sering banyak orang katakan. Yah aku pikir begitu.

Siang hari Sabtu, setelah lelahnya engkau menanti sekian juta detik akan hari ini, kita dapat bertemu dan memutuskan untuk menikmati hari ini. Tanpa memikirkan apa judul dari hubungan kita nantinya.

Kita memutuskan ke tempat pertama kita bertemu dengan seseorang yang sama-sama kita kenal lewat jejaring sosial. Namun hari itu kita tak tampak canggung seperti hari seblumnya. Kita layaknya Romeo dan Juliet yang menikmati harinya. tanpa acuhkan mereka yang berlalu.

Betapa senangnya kita, saat memasuki tempat indah itu. Semua mata memandang ke arah kita sembari melepaskan senyum bahagia.

Kita memilih bangku di pojokan kanan, kursinya putih seperti kasih kita. Dengan duduk bersebelahan dan tatapan yang tak terpalingkan, tawa canda mengisi hari indah ini, dan sampai akhirnya kita memutuskan judul untuk hubungan kita.

Dan bersiap memulai hari-hari dengan penuh kasih dan kerikil kecil sebagai perekat kita.
Terima kasih untuk hari indah, dan selamat menikmati hari kita sayang :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar