Mereka bilang aku bijak, mereka bilang aku dewasa, mereka bilang aku bahagia, dan itu mereka bilang.
Entah dari sisi mana mereka melihat itu semua. Apa aku yang terlalu ahli dalam menyembunyikan itu. Membungkus rapat semua keburukan yang justru pada akhirnya membuat ku rapuh. Rapuh dengan kuatnya khayal ku padamu. Rapuh dengan besarnya ingin ku padamu. Rapuh dengan tingginya obsesi ku padamu.
Ku kira engkau manusia tangguh yang selalu bisa membangun benteng pertahanan dengan kuat, yang tak mampu ku luluhkan dengan daya ku.
Aneh memang hidup ku, aku yang dapat bertahan menjalani kesemuan ini tanpa jengah akan prilaku mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar